Friday, December 12, 2008

watch your word 3 : the power

Hal ini tidaklah main-main. Kata-kata yang keluar bisa mengubah hidup seseorang menjadi lebih baik atau lebih buruk.
Berhati-hatilah dalam berucap. Pikirkan ulang apa yang akan Anda katakan. 
 
- Seorang remaja 20 tahunan, terlihat gagap, tidak bisa memberikan keputusan, lamban dalam berpikir, lamban dalam bertindak, dan ragu-ragu dalam setiap menentukan pilihan sehingga dengan mudahnya menjadi pengikut dan ngga aneh malah menjadi kacung buat temen-temennya. Kenapa bisa gitu? Ternyata selama perkembangan masa anak sampai beberapa tahun terakhir ia hanya 'disetel' oleh orang tuanya. Orang tuanya cuman mendikte anaknya dalam bertindak. Alhasil, si anak malah ngga punya inisiatif dalam bertindak.
 
- Anak berusia 6 tahunan. Karena orang tuanya yang sibuk, ia dititipkan pada neneknya sejak kecil selama beberapa tahun. Naturalnya anak-anak, selalu ingin mencoba sesuatu walaupun berbahaya karena mereka tidak tahu berbahaya. Karena takut mencelakakan cucunya, maka ia melarang si anak untuk ini-itu. Hasilnya? Anaknya berkembang menjadi anak yang pendiam dan cenderung berdiam diri. Ucapan 'Jangan, jangan, dan jangan' ternyata malah mematikan saraf psikomotoriknya yang membatasi perkembangan inisiatif si anak. Menyadari rumahnya telah menjadi sunyi, si anak pun ketahuan dan bisa diambil tindakan sebelum terlambat dengan terapi.
 
Pikirkan 2 kali bahkan berkali-kali sebelum mengatakan sesuatu.
 
"Gunakanlah akal sehat untuk mengkaji setiap kalimat yang hendak Anda ucapkan di dalam hati. Setelah itudorong keluar pelan-pelan keluar dari rongga mulut." (Epictetus)

Merry Christmas 2015!