Friday, December 12, 2008

dasarnya apa?

sementara di luar banyak yang membanggakan diri telah mempunyai banyak mantan (pacar), apakah seseorang menganggap suatu hubungan itu sebagai hal yang biasa-biasa saja? Kalau putus, yang tinggal cari lagi yang lain. Pada awalnya selalu bilang cocok, tapi pada akhirnya putus juga dengan alasan ketidakcocokan. Akhirnya, yang ada malah bikin sakit hati orang lain. Jadi, dengan dasar apakah seseorang membangun hubungan terhadap lawan jenisnya? Nafsu? Gengsi takut dihina temen-temen sebagai orang yang 'ngga laku'? Pengen kelihatan laku dengan punya banyak mantan? Atau memang karena cinta yang 100% tulus?
 
BUkankah lebih baik membanggakan kualitasnya daripada kuantitasnya?

Merry Christmas 2015!